2019, Pendapatan Daerah Ditarget Rp 2 Triliun Lebih

KAJEN – Pendapatan Daerah 2019 direncanakan sebesar Rp 2.298.856.136.800 terdiri atas Pendapatan asli daerah Rp 391.254.586, dana perimbangan Rp 1.352.272.931.000 dan lain lain pendapatan daerah yang sah Rp 555.328.619.451.

Demikian disapaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, di ruang sidang paripurna dalam agenda Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang APBD Kabupaten Pekalongan, 2019, Selasa (13/11).

Adapun anggaran belanja daerah 2019 direncanakan Rp 2.417.318.278.800, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp 118.462.142.000 dan defisit ini akan ditutup melalui pembayaran netto.

Penerimaan pembiayaan 2019, direncanakan sebesar Rp 128.462.143.000 yang berasal dari pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Silpa sebelumnya. “Pengeluaran pembiayaan 2019 direncanakan sebesar Rp 10.000.000.000 yang digunakan untuk penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah,” kata bupati.

Dengan demikian, lanjut dia, maka terdapat pembiayaan netto Rp 118.462.142.000 yang digunakan untuk menutup defisit anggaran, dengan begitu secara riil defisit sebesar Rp 0 (nol). “Kami menyadari bahwa Rancangan APBD 2019 telah diupayakan untuk memenuhi harapan masyarakat, namun demikian karena keterbatasan anggaran maka belum seluruhnya harapan masyarakat dapat dipenuhi melalui program kegiatan,” ujarnya. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *