Baranusa Dirikan Posko Cinta Arus Mudik dan Balik

KAJEN – Barisan Angkatan Muda Rifaiyah Nusantara (Barnusa) siap mendirikan posko cinta arus mudik di jalur pantura Pekalongan. Pendirian posko tersebut merupakan kepedulian organisasi Barisan Anak Muda Rifaiyah Nusantara terhadap lingkungan, terutama untuk membantu petugas kepolisian dan Dishubkominfo mengurai kemacetan arus mudik.
Koordinator Nasional Baranusa, Khamidun mengatakan, pendirian posko lebaran sudah dilakukan Baranusa sejak tiga tahun terakhir. Untuk wilayah Kabupaten Pekalongan, pokso akan di dirikan di jalan raya Wiradesa, tepatnya di kawasan Gedung Kopindo Wiradesa.
“Kami juga akan dibantu oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan. Sebab biasanya terdapat seorang dokter jaga satu yang standby di posko kami. Jadi kami berkerja sama dengan PMI untuk membantu para pemudik yang membutuhkan pertolongan pertama, karena kelelahan ketika perjalanan,” katanya, Kamis (7/6) malam.
Tak hanya di wilayah Kabupaten Pekalongan, beberapa wilayah di jalur pantura lainnya, seperti Batang juga direncanakan akan dirikan posko lebaran dari Baranusa. Kemudian, lanjut dia, di jalur selatan, seperti Kabupaten Wonosobo, kata dia, juga akan dirikan.
Menurutnya, posko lebaran untuk membantu para pemudik berkaitan dengan pertolongan pertama dan membantu mengurai kemacetan di jalur pantura, akan dirikan pada H-7 Lebaran. Setiap hari, anggota Baranusa akan standby di posko dan juga ada petugas kesehatan dari PMI Kabupaten Pekalongan.
Berkaitan dengan asal biaya dari pendirian posko, biasaya dari kas organisasi dan sumbangan dari beberapa pihak yang tidak mengikat. Sebab, kata dia, pendirian posko memakan biaya tidak sedikit, untuk tiap harinya harus menyewa tenda, sampai selesai program pendirian poskor selesai, bisa memakan biaya capai jutaan rupiah. “Apabila kami dibantu dengan pendirian posko cinta arus mudik ini, kami ucapkan terimakasih,” katanya. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *