Hari Jadi Ke-397, DPRD Berharap Masyarakat Sejahtera Bisa Terwujud

Ketua DPRD sementara Hindun, mengapresiasi kegiatan doa bersama antar umat beragama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-397. Dikatakan, doa merupakan ajaran agama, dan bentuk ketundukan kepada Tuhan YME.
“Doa dibarengi dengan berbagai ikhtiar yang sudah dilakukan sejak para pendahulu di Kabupaten pekalongan sejak zaman Bupati pertama Pangeran Mandurorejo pada tahun 1622 sampai pada kurun waktu lima tahun kepemimpinan Bupati Asip Kholbihi Alhamdulillah Kabupaten Pekalongan telah berikhtiar semaksimal mungkin untuk membangun agar lebih baik,” katanya.
Oleh karena itu, melalui doa malam hari itu, ikhtiar-ikhtiar yang sudah dilakukan untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan semakin maju, sejahtera, aman, dan kondusif bisa terwujud. Pemerintah Kabupaten Pekalongan, kata dia, bisa melaksanakan pembangunan yang terus menerus menuju kepada kemajuan sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
“Alhamdulillah dalam kurun waktu lima tahun pemerintahan bapak Asip Kholbihi menurut data yang disampaikan kepada DPRD Kabupaten Pekalongan angka kemiskinan semakin turun dari 12,98 bisa turun menjadi 10,06. Ini prestasi yang luar biasa, dan angka 2,5 itu angka yang sangat bagus, dan terbukti Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi meningkat sehingga tingkat kemiskinan di Kabupaten Pekalongan lambat laun semoga semakin berkurang,” ujar Hindun.
Dikatakan,
menurut suatu pendapat yang dinamakan sejahtera adalah terkikisnya atau berkurangnya angka kemiskinan, terbebasnya kebodohan, dan juga peningkatan sumber daya manusia, dalam hal ini yang paling penting adalah kondisi aman. “Alhamdulillah Kabupaten pekalongan empat tahun yang dilakukan Bupati kita Pak Asip Kholbihi kondisi kesejahteraan yang tadi saya sebutkan sudah terasa, dan mudah-mudahan dalam doa ini mari kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Pekalongan semakin sejahtera lahir dan batin. Oleh karena itu, kami DPRD Kabupaten Pekalongan sesuai harapan masyarakat terhadap pembangunan dalam rangka mencapai kesejahteraan, tidak ada kebodohan, berkurangnya kemiskinan, kehidupan yang aman, yang sudah dilakukan Bupati Pekalongan kita apresiasi, dan mudah-mudahan ke depan lebih baik,” katanya.
Hindun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk berdoa bersama pada Hari Jadi ini mudah-mudahan Kabupaten Pekalongan semakin sejahtera lahir dan batin. “Tema yang kita ambil Sengkuyung Kabupaten Pekalongan. Tanpa sengkuyung dari semua elemen masyarakat, saya kira apa yang kita semua harapkan masyarakat sejahtera tidak akan tercapai. Oleh karena itu maturnuwun Bupati Pekalongan Pak Asip pada malam ini mengadakan doa bersama dari semua elemen masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat semua hadir di pendapa ini semuanya berdoa. Mudah-mudahan apa yang kita doakan tercapai,” tandasnya.
Doa bersama antar umat beragama dilaksanakan di Pendapa Rumdin Bupati Pekalongan, Sabtu (24/8) malam. Hadir dalam kegiatan doa bersama ini di antaranya Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Sekda Mukarromah Syakoer, dan kepala OPD, unsur Forkompinda, MUI, FKUB, dan perwakilan dari umat Islam, Hindun, Kristen, Katolik, Budha, dan penghayat di Kabupaten Pekalongan.(HAW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *