Dua Anggota DPRD Pergantian Antarwaktu Dilantik

 

KAJEN – Risyanti dan Dwijo Sofianto dua politis dari Partai Golkar dan Demokrat, Kamis (29/3) malam dilantik serta diambil sumpahnya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan. Mereka menggantikan dua anggota DPRD Kabupaten Pekalongan yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Risyanti politisi perempuan Partai Golkar menggantikan Ketua Fraksi Golkar Haryono yang meninggal dunia pada Senin 2 Oktober 2017, sedangkan Dwijo Sofianto politisi Partai Demokrat menggantikan koleganya yang tutup usia pada 22 Januari 2018.

Pelantikan dan pengambilan sumpah serta janji dilakukan dalam sebuah sidang paripurna, di ruang sidang paripurna. Sidang paripurna tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Kundarto. Adapun pembacaan sumpah dan janji dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun.

Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Pekalongan hadir dalam kegiatan tersebut, seperti Ketua Dinas Kominfo, Anis Rosidi, Kepala Bappeda, Bambang Irianto, Kepala BKD, Totok Budi Mulyatno. wakil Bupati Pekalongan Arini Harimurti juga hadir dalam acara tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun, mengatatakan, rapat paripurna ini diselenggarakan sehubungan dengan adanya pergantian antarwaktu anggota DPRD Golkar Haryanto meninggal dunia karena sakit dan Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi Merah Putih Edi Abdul Jabar juga meninggal dunia lantaran sakit.

Pengganti Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dari Fraksi Merah Putih yang meninggal dunia adalah Dwijo Sofianto. “Saya ucapkan selamat datang kepada dua anggota DPRD yang baru, dengan dilantiknya dua anggota DPRD antarwaktu ini, maka secara keseluruhan jumlah Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan berjumlah 45 orang terdiri atas 33 laki laki dan 12 perempuan,” katanya.

Menurut dia, jabatan Anggota adalah amanah, maka memperjuangkan dan mengutamakan kepentingan rakyat merupakan sesuatu yang harus diutamakan. Kemudian dalam bekerja harus sesuai aturan. “Perlu saya sampaikan kepada saudara, nanti saudara akan ditempatkan oleh fraksi di alat kelengkapan DPRD. Untuk itu Pelajari tatib dan kode etik serta Undang-undang yang ada,” tandas dia.

Sempat Diulang

Pada pengucapan kalimat sumpah dan janji Anggota DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun sempat meminta mengulang salah satu kalimat pengucapan sumpah dan janji. Permintaan itu disampaikan lantaran dalam pengucapan sumpah dan janji kedua Anggota DPRD sempat tampak grogi dan kurang lancar dalam menirukan serta mengucapkan sebagian kaliman yang telah dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan.

Adapun sebagian kalimat yang diminta diulang pengucapannya adalah kala mengucapkan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setelah kedua Anggota DPRD tersebut mengulangi pengucapan kalimat tersebut, pengucapan sumpah dan janji dilanjutkan hingga akhir. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan SK. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *