Kegiatan Dewan

Soal Infrastruktur, PAN Minta Perencanaan Lebih Matang

 

KAJEN - Berkaitan dengan program penyediaan, peningkatan serta pemeliharaan infastruktur jalan, jembatan, drainase, dan irigasi, Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan meminta agar dalam pelaksanaannya dilandasi dengan perencanaan yang baik, matang serta memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dan dispilin waktu.

Demikian disamapian Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan, Sofwan Sumadi dalam risalah Kata Akhir terhadap Raperda APBD 2018, dalam sebuah rapat paripurna di ruang sidang paripurna, belum lama ini. Menurutnya, langkah tersebut perlu diambil sebagai upaya untuk mentghindari kemubadziran program dan pemborosan anggaran.



Pada kesempatan itu, Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan juga mengapresiasi peningkatan pendapatan RSUD Kraton sebesar 36 persenm dari Rp 110 miliar menjadi Rp 150 miliar. Hal itu perlu mendapatkan dukungan semua pihak khususnya semua pejabat fungsional.

Untuk itu, Fraksi PAN menyarankan kepada Bupati Pekalongan agar senantiasa mengevaluasi pejabat fungsional dan struktural yang ada di RSUD Kraton dengan memperhatikan potensi, kemampuan dan kompetensi yang bersangkutan.

Selanjutnya, lanjut Sofwan dalam risalah tersebut, untuk RSUD Karanganyar kenaikkan pendapatannya hanya 4,7 persen dari tahun 2017. Fraksi PAN menyarankan untuk mengakjaji ulang sistem retribusi yang ditetapkan di RSUD Karanganyar sehingga bisa naik sampai 15-20 persen.

Masih dalam risalah kata akhir Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan, beberapa program yang telah disepakati dalam KUA-PPAS mengalami penurunan jumlah anggaran. Hal ini menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Pada prinsipnya, PAN memahal hal tersebut, namun seharusnya dalam menentukan skala prioritas harus betul-betul dengan pertimbangan yang cermat dengan melihat urgensi dan manfaat langsung kepada marsyarakat.

Sebagai contoh, lanjut Sofwan dalam risalah kata akhir fraksinya, adalah perencanaan pembangunan RSUD Kesesi semula dianggarkan Rp 10 miliar turun menjadi Rp miliar. Kemudian program pembangunan drainase sepanjang 8000 meter kiri kjanan jalan Raya Ambokembang-Kertijayan semula dianggarkan Rp 19 miliar turun drastis menjadi Rp 2 miliar.

Hal demikian menurut Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan tidak efektif. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan program drainase tersebut ditunda pada tahun anggaran 2019 sedangkan dananya dialokasikan ke pembangunan RSUD Kesesi yang rencana semula dianggarkan Rp 10 miliar.

Sementara itu, Fraksi Merah Putih DPRD Kabupaten Pekalongan dalam kata akhirnya menyampaikan sejmlah catatan dan saran. Di antaranya pemerintah daerah diharapkan memberikan perhatian lebih maksimal terhadap peningkatan investasi daerah serta perbaikan infastruktur sebagai penunjang perkembangkan ekonomi daerah.

"Salah satu upaya dalam meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan pemanfaatan aset daerah secara maksimal," kata Ketua Fraksi Merah Putih DPRD Kabupaten Pekalongan, Sri Endang Pramitha, dalam risalah kata akhir terhadap Raperda APBD 2018. (ii)

 

 

 

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: