Kegiatan Dewan

Dilintasi Kendaraan Lebihi Tonase, Oprit Jembatan Pringgodani Turun Sepuluh Centimeter

KAJEN - Akibat kerap dilalui kendaraan yang melebihi tonase secara berulang-ulang menyebabkan oprit jembatan pringgodani turun sepuluh centimeter dan bangunan asesoris di bagian ujung barat jembatan retak.

Hal demikian memunculan kekhawatiran sejumlah pihak termasuk pimpinan Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan. Bahkan, Sekretaris Komisi C, Abdul Munir bersama Kabid Bina Marga pada Dinas PU PR, Arif Gunawan telah mengecek langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.



Meski tidak mempengeruhi konstruksi jembatan, tapi kerusakan itu menimbulkan kekhawatiran apabila tidak segera diperbaiki. "Pemkab harus segera memperbaiki kerusakan bangunan bok (asesoris) jembatan Pringgodani. Apabila tidak nanti dikhawatirkan bisa merobohkan gapuro jembatan," kata Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, kemarin.

Menurutnya, bangunan yang rusak itu dirobohkan selanjutnya dicor kembali, karena apabila tidak dicor dikhawatirkan pondasi akan ambles. "Tinggi pemadatan dari jalan semula 3,5 meter," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Arif Gunawan menjelaskan, kerusakan yang terjadi di jembatan pringgodani hanya bangunan pelengkap.

"Oprit jembatannya turun mas,  kalau konstruksi  jembatannya sendiri tidak ada masalah.
Oprit jembatan hanya bangunan pelengkap.  Hal ini dikarenakan terkena beban yang berulang-ulang. Sedangkan matrial untuk peninggian oprit (urugan tanah) belum padat betul,  masih mengalami penyusutan," jelas dia.(iii)

 

 

 

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: