Kegiatan Dewan

Komisi D DPRD Kab Pekalongan Pantaun UN Tingkat SMP

KAJEN - Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, kemarin melaksanakan pemantauan ujian nasional tingkat SMP di sejumlah sekolah di wilayah Kota Santri. Pemantauan dilakukan sebagai bentuk aplikasi pengawasan yang dilakukan legislatif terhadap jalannya ujian nasional tersebut.

Hasil dari pemantauan, terutama di SMP 3 Wonokerto, sekolah tersebut belum bisa mengadakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) lantaran terkendala fasilitas laboratorium komper, sehingga ujian nasional diadakan dengan sistem manual.



Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, M Nurkholis menyampaikan dari pantauan di SMPN 3 Wonokerto kehadiran peserta 100 persen yaitu 152 siswa yang ikut reguler. Adapun untuk ujian peserta terbuka ada 17 orang dan dua di antaranya tidak mengikuti ujian.

"Untuk ujian nasional tingkat SMP di Kabupaten Pekalongan sudah bagus, namun SMP 3 Wonokerto belum bisa mengikuti UNBK seperti di SMPN 1 Wiradesa karena terkendala fasilitas baik laboratorium, komputer," ungkapnya.

Selain itu, akses jalan masuk ke SMPN 3 Wonokerto cukup sempit dan belum beraspal, begitu pula masih ada dampak genangan air rob. Untuk itu, pihaknya akan mengkoordinasikan hal tersebut supaya fasilitas dapat terpenuhi.

Pantauan pelaksanaan ujian nasional Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan dimulai sekitar  pukul 09.30 dipimpin langsung oleh Ketua Komisi D DPRD, M Kholis Jazuli bersama Sekretaris M Nurkholis dan delapan orang anggota lainnya. Adapun sekolah yang menjadi sasaran pemantauan adalah SMP 1 Wiradesa yang mengadakan UNBK dan SMP 3 Wonokerto yang mengadakan ujian nasional manual.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Kholis Jazuli disela-sela pantauan mengatakan bahwa  setelah melihat pelaksanaan  Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMP ini, pihaknya merasa senang dan bangga, karena, ternyata di Kabupaten Pekalongan ada sekolah yang mampu untuk mengikuti  UNBK.

"Untuk UNBK ini hanya dilaksanakan oleh satu sekolah yaitu SMPN 1 Wiradesa dan dari hari pertama bisa melaksanakan dengan baik, ini menurut saya sudah bagus dalam hal peningkatan dunia pendidikan. Adapun  dari hasil  pantauan tidak ada kendala atau permasalahan yang berarti, semua berjalan lancar. Ujian ini bisa diikuti semua siswa  dan mudah-mudahan tidak tidak ada masalah sampai ujian di hari terakhir," terangnya.

Untuk itu ia berharap, selain pelaksanaan  ujian  dapat berjalan lancar  tidak mengalami kendala, hasilnya pun dapat jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Karena UNBK menggunakan teknologi, kami harapkan apabila ada isu jual beli jawaban atau soal bocoran anak-anak tidak usah menanggapi karena informasi itu biasanya bohong, dan itu sudah terbukti di sejumlah daerah seperti kemarin tingkat SMA. Kami minta peserta ujian tidak terkecoh, belajar dengan tekun untuk bisa mengerjakan soal ujian dengan baik dan mudah," pintanya.

Kepala SMPN 1 Wiradesa, Darsono dalam kesempatan sama menyampaikan bahwa untuk melaksanakan UNBK, jauh-jauh hari sudah dipersiapkan fasilitas komputer yaitu sejak Januari 2017 pihaknya sudah mempersiapkan sarana tersebut. Antisipasi listrik padam, sekolah  juga sudah menyiapkan Genset permanen. Dengan demikin apabila listrik  padam dapat teratasi, sehingga tidak mengurangi durasi waktu anak-anak dalam mengerjakan soal.

" Selain fasilitas, kita persiapkan SDM-nya untuk teknisi dan  guru-guru Mapel UN harus bisa membuat latihan soal berbasis Computer Based Test (CBT),untuk itu kami bekerja sama dengan SMK Sragi. Kerjasama tersebut dalam  program e-learning , yaitu semua guru Mapel kelas IX kita latih untuk menyusun soal dan menginput ke sistem e-learning  sehingga diharapkan kita berhasil untuk  melaksanakan Try Out UNBK. Kemarin pada saat Ujian sekolah sudah kita ujicobakan untuk beberapa Mapel Ujian," terangnya. (ii)


 

 

 

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: