Kegiatan Dewan

DPRD Desak PBTR Perbaiki Jalan Rusak

 

 

 

KAJEN - DPRD Kabupaten Pekalongan mendesak PT Pemalang Batang Tol Road untuk segera memperbaiki jalan yang rusak di wilayah Kota Santri yang terimbas pembangunan jalan tol lantaran dilalui armada truk guna mengangungkut material pembangunan jalan bebas hamatan tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun menandaskan, DPRD melalui Komisi C telah berkali-kali memanggil pelaksana pembangunan jalan tol untuk melaksanakan kesepakatan antaran pelaksana pembangunan dan pemerintah daerah, dimana dalam kesekatan itu jalan rusak akan diperbaiki.



"Kami sudah banyak menerima masukan dan aduan masyarakat terkait jalan rusak akibat efek pembangunan jalan tol, terutama di daerah Bojong dan Sragi. Bahkan, masyarakat pernah melakukan pemblokiran jalan atau akses jalan menuju ke lokasi tol. Jadi dari DPRD mendesak untuk PBTR segera melakukan perbaikan jalan rusak," tandas dia.

Menurut dia, DPRD melalui Komisi C yang membidangi persoalan pembangunan fisik di Kabupaten Pekalongan telah melakukan beberapa kali kunjungan kerja langsung ke lokasi guna mengetahui persoalan sebenarnya. Bahkan, mengadakan rapat langsung dengan BPTR dan sub kontraknya seperti PT SMJ, PT Waskita Karya dan lainnya sudah dilakukan, namun hingga berkali-kali rapat hingga kini belum ada tindak lanjutnya.

Dia menandaskan, masyarakat jangan dibikin resah, secara prinsip DPRD Kabupaten Pekalongan mendukung pelaksanaan pembangunan nasional ini. Namun, warga Kota Santri meskinya diberlakukan dengan baik dengan melakukan perbaikkan jalan yang rusak serta mematuhi kesepakatan yang telah dilakukan.

"Kami DPRD juga berencana memanggil PBTR dalam sebuah rapat kerja, karena PBTR yang bisa meminta langsung kepada sub kontraknya untuk melakukan perbaikkan," tandasnya.

Sebagaimana berita sebelumnya,  Humas PBTR Sriyono dalam sebuah rapat kerja dengan Komisi C DPRD dan beberapa aparat penegak hukum di Kabupaten Pekalongan seperti dari Kejaksaan dan Kepolisian menyatakan perusahaan sudah menerima informasi ada jalan yang baru selesai serta masih dalam pemeliharaan dilintasi armada pengangkut tanah uruk untuk proyek tol dan kini rusak. Hal itu dia ungkapkan menjawab berbagai pertanyaan dari Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan Herry Triyono Sabdo yang memimpin rakor, kemarin.

Sebenarnya, kata Sriyoto, perusahaan sudah minta dispensasi pada Februari, tapi jalan di Desa Sijeruk belum masuk dispensasi. “Kami siap menanggung beban biaya perbaikan. SMJ juga siap. Desember 2017 akan dikembalikan seperti semula. Soal irigasi di Desa Sijeruk dan Bulakpelem sudah dibuatkan gorong-gorong sementara. Sudah dilaksanakan di lapangan. Kami sudah mencoba melakukan perbaikan-perbaikan,” jelas dia.

Beberapa Jembatan rusak, dia menambahkan, yang rusak di Tengeng dan Pait juga sudah diperbaiki. “Kami berkomitmen untuk semua masalah jalan tol, pihak kami yang akan menangani semuanya. Contoh apa yang sudah dikerjakan Waskita Karya, sudah melakukan pengecoran. Itu ada dokumentasinya,” tandasnya. (i)

 

 

 

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: