Kegiatan Dewan

Pemkab Pekalongan Hanya Miliki Tiga Armada Perpus Keliling

 

 

 

KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan hingga kini hanya memiliki tiga armada perpustakaan keliling, sehingga belum bisa memenuhi animo masyarakat terutama untuk peminjaman buku.
 
Demikian tanggapan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi atas pandangan umum Fraksi-fraksi dalam sebuah rapat paripurna, belum malam ini. "Pemkab akan segera melakukan penambahan dan memperbaiki pelayanan kunjungan perpustakaan keliling serta meningkatkan jangkauan," kata dia.
 
Kemudian, berkaitan dengan masukan dari Fraksi PAN mengenai pemanfaatan teknologi informatika komunikasi untuk tata administrasi keanggotaan serta kemudahan peminjaman buku. Pemkab, kata dia, akan berpegang pada peraturan serta akan melakukan pengembangan penggunaan teknologi informatika komunikasi agar keanggotaan di daerah bisa terintergrasi.
 
Sebagaimana sebelumnya, Fraksi PKB Kabupaten Pekalongan menilai program puskesmas keliling belum berjalan maksimal serta belum menyentuh ke pelosok desa. Hal ini menjadi salah satu persoalan tersendiri mengenai penyelenggaraan perpustakaaan.
 
"Fraksi PKB mengapresiasi yang tinggi kepada pemerintah terhadap raperda ini,. Dimana nantinya akan menjadi payung hukum untuk kemajuan perpustakaan Kabupaten Pekalongan," kata Ketua Fraksi PKB Abdul Azizu Rochman dalam rapat paripurna dengan agenda pandangan umum Fraksi DPRD terhadap empat raperda yang diajukan pemerintah daerah.
 
Meski mendukung langkah pemerintah, FPKB mengkritisi masih minimnya koleksi buku di sekolah, perpustakaan umum, kampus sehingga memerlukan dukungan dana, tenaga dan fasilitas perpustakaan yang belum standar.
 
Apresiasi positif juga disampaikan oleh Fraksi PAN. Menurutnya, juru bicara Fraksi PAN yang membacakan pandangan umum dari fraksi tersebut, Abdul Haris, persoalan administrasi keanggotaan perpusatakaan diharapkan dipermudah sebagai langkah untuk mempercepat proses peminjaman buku.
 
Misalnya, ketika masyarakat ingin meminjam buku cukup dengan menunjukkan kartu identitas berupan KTP, adapun bagi pelajar atau mahasiswa hanya menunjukkan kartu pelajar dan mahasiswa. Untuk itu, dibutuhkan sebuah sistem yang terintergrasi sehingga mempermudah dalam proses administrasi peminjaman buku. Dengan begitu, minat baca masyarakat yang sudah ada tidak terkendala oleh persoalan administratif.
 
"Raperda ini juga harus bisa meningkatkan kualitas perpustakaan lokal serta menjamin pengelolaan dan pengembangan yang bergerak dinamis," tanya dia, meminta penjelasan kepada pemerintah daerah selaku pengusul raperda tentang penyelenggaraan perpustakaan ini. (ii)

 

 

 

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: