Kegiatan Dewan

Terapkan Perda, Fraksi PAN Minta Tempat Hiburan Ditutup

 

Sejumlah anggota DPRD ikuti Rapat Paripurna

Sejumlah anggota DPRD ikuti Rapat Paripurna

SELAMA bulan puasa atau Ramadan semua tempat hiburan berupa karoeko yang ada di Kabupaten Pekalongan harus ditutup, hal demikian sebagai langkah penerapan Raperda Ketertiban umum yang baru ditetapkan sebagai perda.

Hal itu kemarin ditegaskan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Kabupaten Pekalongan,Syafrudin usai Rapat Paripurna Penetapan Raperda Ketertiban Umum, Sabtu (14/4) siang.

 

Karenanya, ia berharap, pemerintah daerah gencar menyosialisasikan masalah tersebut ke pengusaha tempat hiburan di Kota Santri, terutama tentang penerapan pasal 61 ayat 2, 3 dan 4 sebagai wujud terwujudnya ketertiban umat beragama.

"Awalnya pembahasan mengenai pasal 61, terutama soal penutupan tempat hiburan pada bulan Ramadan berjalan alat, sejumlah peserta rapat ada yang mengusulkan pembatasan jam operasi. Namun, akhirnya disepakati selama bulan Ramadan tempat hiburan ditutup," terang dia.

Pihaknya juga menyoroti tentang fenomena balap liar di Kota Santri. Dia menyarankan agar tidak menganggu ketertiban umun, pemerintah mestinya menyediakan arena balap motor, sebagai tempat untuk menyalurkan bakat anak muda pecinta olahraga balap motor.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan Subiyanto ketika dikonfirmasi menyatakan, imbauan agar tempat hiburan ditutup selama bulan Ramadan rutin dilakukan tiap tahun. Dengan adanya Perda Tibum, kata dia, justru mempertegas serta memprjelas dasar hukum Satpol PP bertindak. (i)

Komisi A Pantau Rekam Data Pembuatan E-KTP

 

Seorang Warga Merekam Sidik Jari untuk E-KTP

Seorang Warga Merekam Sidik Jari untuk E-KTP

KOMISI A DPRD Kabupaten Pekalongan, Sabtu (7/4) memantau pelaksanaan rekam data identitas untuk pembuatan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Pemantaun itu dilakukan di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Karanganyar dan Kedungwuni.

Menurut anggota Komisi A Sudirman, pelaksanaan rekam data identitas pembuatan E-KTP sengaja dilakukan guna memantau pelaksanaan rekam datai di beberapa kecamatan. Adapun hasil sidak atau pemantauannya, kata dia, rekam data identitas E-KTP relatif berjalan lancar.

 

Namun, dia menegaskan, sejumlah kecamatan yang berpenduduk padat, seperti di Kedungwuni dan Wiradesa peralatan alat rekam data harus ditambah.

Hal demikian, kata dia sebagai upaya untuk memenuhi target dari pemerintah pusat, yakni dalam tiga bulan rekam data di Kabupaten Pekalongan harus bisa selesai. "Kami menyarankan apabila di kecamatan yang penduduknya sedikit pelaksanaan rekam data selesai, alatnya bisa dipinjamkan ke kecamatan yang penduduknya padat," imbau Sudirman.

Sekretariis Dukcapil Kabupaten Pekalongan Bambang Supriyadi mengemukakan, rekam data identitas pembuatan E-KTP hingga kini masih berlangsung. Namun, ada beberapa kendala dalam perjalanannya, seperti kerusakan perangkat penyimpanan data E-KTP di Kecamatan Paninggaran.

Namun, dirinya menerima laporan, bahwa salah satu perangkat pembuatan E-KTP rusak."Kami sudah mengintruksikan kepada pendamping kecamatan untuk segera mengatasinya, apabila tidak bisa, saya minta langsung berkoordinasi pendamping kabupatan atau provinsi," jelas dia. (i)

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: