Kegiatan Dewan

SPN Demo Dupantex

Ratusan aktivis buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten/Kota Pekalongan, Senin (11/3) pagi pukul 09.00 menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik PT S Dupantex, di Jalan Raya Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Aksi ini merupakan buntut di-PHKnya enam rekan mereka (aktivis buruh) oleh perusahaan secara sepihak. Akibat aksi tersebut arus lalu lintas di jalur Pantura, Pekalongan sempat tersendat karena demo memakan satu lajur di jalur sebelah utara.

Massa demo datang ke lokasi PT S Dupantex dari dua arah, yakni arah barat dan timur, dari arah timur mereka melaju dari alun-alun Kota Pekalongan sedangkan dari arah barat dari lapangan Pekuncen.

Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan, Ali Soleh di hadapan ratusan pengunjuk rasa menyebutkan, di dalam PT S Dupantex terdapat indikasi pelanggaran ketenagakerjaan, seperti arogansi kepimpinan yang telah menghentikan enam karyawan secara sepihak.

Menurutnya, dengan di-PHKnya enam karyawan yang juga pengurus SPN PT S Dupantex dengan alasan telah melakukan penganiayaan terhadap karyawan lainnya ketika aksi sebelumnya belum ada bukti pasti.

Karenanya, pada aksi unjuk rasa tersebut, pihaknya menuntut managemen PT S Dupantex untuk memperkerjakan kembali enam karyawan tersebu dan memberi kebebasan berserikat kepada karyawan.

"Kami akan menggelar tenda keprihatinan di depan gerbang pabrik menuntut karyawan yang telah di-PHK dipekerjakan kembali," tandas dia.(i)

Pantai Pekalongan Potensi Dikembangkan Jadi Kawasan Berikat Industri Perkapalan

Pantai Pekalongan sepanjang 11 kilometer berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan berikat industri perkapalan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan asli dan ekonomi daerah.

Karenanya, Pemkab Pekalongan akan mempermudah para investor untuk berinvestasi di Kabupaten Pekalongan supaya Kota Santri berkembang. "Kami sangat terbuka terhadap para investor yang akan berinvestasi di Kabupaten Pekalongan," kata Bupati Pekalongan Amat Antono kepada Suara Merdeka di sela-sela memantau kawasan pantai Pekalongan, Selasa (12/3).

Dikatakan, Pemkab Pekalongan akan mempermudah serta mendukung rencana pantai Pekalongan akan dijadikan kawasan berikat industri perkapalan. Adapun dukungan itu akan diberikan dalam bentuk kemudahan perizinan dan memberikan rasa aman serta nyaman terhadap investor yang berinvestasi di Kabupaten Pekalongan.

"Soal regulasi kami akan permudah, karena filosifi regulasi adalah mempermudah  bukannya mempersulit. Izin itu harus terukur, tersutruktur dan transparan," tandasnya.

Tak hanya itu, agar rencana pendiriaan kawasan berikat industri perkapalan terwujud, pihaknya siap membantu untuk persiapan infrastruktur, terutama akses jalan menuju ke pantai supaya bisa dilalui kendaraan besar.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Asip Kholbihi. Menurutnya, potensi pantai Pekalongan untuk dijadikan kawasan berikat perkapalan cukup besar. Pasalnya, letak geografis Kota Santri yang strategis, yakni berada di jalur pantura serta berada di tengah-tengah pulau Jawa.

Namun, lanjut dia, supaya rencana itu terwujud harus dilakukan kajian terlebih dulu, terutama berkaitan rencana tata ruang pantai. "Pekalongan sudah ada peraturan daerah soal tata ruang pantai, maka harus dikaji terlebih dulu," kata dia.

Ia juga menyampaikan ada beberapa keuntungan bagi para investor apabila berinvestasi di Kabupaten Pekalongan, pertama adalah adanya jaminan keamanan, regulasi mudah dan sinergitas antarpemangku kepentingan terjalin baik.

Sementara pemilik galangan kapal Slamaran Agus Triharsito selaku investor menyatakan, kesiapannya dengan adanya rencana pembangunan pelabuhan yang akan diberi nama kawasan berikat industri perkapalan.

"Setelah kami bersama Bupati, Ketua DPRD, Kapolres dan Dandim Pekalongan melakukan kunjungannya, kawasan pantai Pekalongan berpotensi untuk dikembangkan," kata dia.

Disebutkan, apabila rencana ini terwujud nantinya fungsi dari pelabuhan tersebut mirip pelabuhan yang ada di Pulau Batam, Sumatra, yakni bisa untuk bongkar muat barang yang berorientasi ekspor. (i)

 

 

 

 

 

 

 

HUBUNGI KAMI

Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan
Alamat Jl. Alun-alun Utara No.2
Kajen
Jawa Tengah
Kode Pos 51161
Indonesia
Telp : 0285-381928

: