Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Ajak PWI Jalin Sinergitas Lakukan Pengawasan

KAJEN – Ketua DPRD mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pekalongan untuk bersinergi dalam melakukan salah satu tugas pokok dan fungsi DPRD, yaitu melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan di wilayah Kota Santri. Ajakan itu dia sampaikan dalam acara silaturahmi antara Ketua DPRD Hindun dan jajaran pengurus PWI Kabupaten Pekalongan, di Wiradesa, Rabu (5/12).

Menurutnya, pada dasarnya salah satu fungsi dari insan pers dan DPRD adalah sama yaitu melakukan fungsi kontrol dan pengawasan. Untuk itu, pihaknya meminta supaya terjadi sinergitas dalam melaksanakan tugasnya tersebut. Tentu hal demikian dilakukan sesuai porsi dan peranannya masing-masing.

“Dalam melakukan fungsi kontrol dan pengawasan, tabayun atau melakukan klarifikasi saya rasa menjadi bagian yang penting bagi pelaku insan pers. Dengan begitu informasi yang disampaikan kepada masyarakat tersaji secara utuh, semuanya ini demi terlaksananya program pembangunan di Kota Santri,” kata dia, dalam acara silaturahmi tersebut.
 
“Kami (DPRD) juga kerap belajar dengan DPRD tetangga, kaitannya dengan pola kemitraan atau kerja sama dengan para awak media. Itu menjadi referensi kami agar bisa diterapkan di Kabupaten Pekalongan, tentu disesuaikan dengan kondisi yang ada,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, juga minta saran dan masukan untuk Bagian Kehumasan Setwan DPRD Kabupaten Pekalongan apa yang harus dilakukan dalam ere informasi digital seperti saat ini. Agar informasi dari DPRD bisa langsung tersampaikan  dan tersaji secara cepat kepada masyarakat.

Wakil Ketua PWI Kabupaten Pekalongan, Nur Khaerudin menyampaikan, di era keterbukaan dan kemudahan mengakses informasi melalui teknologi informasi komunikasi, terutama media sosial, memang tidak bisa dihindari munculnya kritik yang disampaikan oleh masyarakat. 

Untuk itu, mendorong DPRD Kabupaten Pekalongan agar bisa secara cepat merespons perubahan kultur masyarakat dalam mengakses informasi. Sebagai jurnalis, tentu ada pakem aturan yang harus ditaati. Seperti, kode etik jurnalistik, kewajiban melakukan konfirmasi dan sebagainya. Dengan begitu, informasi yang nanti akan disajikan kepada masyarakat sudah melalui proses validasi melalui proses konfirmasi tersebut.

“Kami berharap DPRD Kabupaten Pekalongan bisa mengadakan acara seperti ini secara berkelanjutan, kedepan mungkin bisa dilakukan oleh komisi atau fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Pekalongan. Dalam forum itu bisa dijadikan sarana untuk menyampaikan apa saja program kerja yang sudah dikerjakan, sehingga menjadi bahan dari pelaku jurnalis di Kabupaten Pekalongan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan pengurus PWI Kabupaten Pekalongan, lainnya, Suryono Soekarno. Menurutnya, pola kemitraan yang selama ini ada antara DPRD dan PWI sudah berjalan dengan baik. Namun, lanjut dia, ke depan perlu ditingkatkan lagi, misalnya akses informasi dari kegiatan DPRD seperti kunjungan kerja bisa dibuka. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *