Pemkab Pekalongan Diminta Data Ulang Jumlah Pegawai

KAJEN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Achmad Khozin meminta pemeritah daerah untuk melakukan pendataan ulang jumlah pegawai yang ada di lingkungan Pemkab Pekalongan. Pendataan ulang pegawai agar jumlah pegawai yang ada di pemerintah daerah bisa diketahui secara pasti.
Menurutnya, pendataan jumlah pegawai atau pengisian pegawai di lingkungan Pemkab Pekalongan harapannya bisa meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan publik. Sebagai contoh, berdasarkan data yang ada jumlah Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Pekalongan jumlahnya kurang lebih mencapai 7.400 titik, Selasa (8/5).
Namun, lanjut politikus asal Fraksi Partai Golkar dari daerah Kecamatan Doro tersebut, jumlah LPJU yang begitu banyak untuk pemeliharaannya nhanya ditangani oleh tujuh orang tenaga saja, sehingga apabila terjadi kerusakan penanganannya lamban.
“Masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar penanganan lampu penerangan jalan umum bisa teratasi dengan baik. Mengingat jumlah titik LPJU yang ada di Kabupaten Pekalongan dengan jumlah tenaga kerja pemeliharaannya tidak sebanding,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga meminta pemerintah daerah untuk melakukan pendataan data kemiskinan baik tingkat desa maupun kecamatan. Data kemiskinan tersebut, kata Achmad Khozin harus jelas dan dapat diverifikasi, sehingga jumlah kemiskinan di wilayah Kota Santri bisa diintervensi melalui program penanggulangan kemiskinam.
“Data data kemiskinan yang jelas dan dapat diverifikasi berbasis by name dan bya adress harapannya dapat ditemukan cara-cara efektif menentukan program penanggulangan kemiskinan yang tujuannya adalah mampu mengurangai jumlah kemiskinan yang ada di Kabupaten Pekalongan,” tandasnya. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *