PMII Diminta Aktif Tangkal Paham Radikal

KAJEN – Anggota dan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pekalongan diminta untuk berperan aktif menangkal paham radikal yang mengarah kepada tindakan teror.

Permintaan itu disampaikan pengurus Ikatan Alumni PMII Pekalongan, Ziaul Haq di sela-sela acara halalbihalal dan silaturahmi alumni PMII dan pengurus dan anggota aktif organsiasi kemahasiswaan ekstra kampus tersebut, di gedung NU Kabupaten Pekalongan, Selasa (26/6).

Menurutnya, sebagai kader muda nahdliyin tentu harus bisa berperan aktif di lingkungan masing-masing. PMII sebagai organisasi kemahasiwaan yang wilayah kerjanya berada di lingkungan masyarakat dan perguruan tinggi juga harus bisa berperan aktif mengatasi persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

Salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian para pegiat PMII adalah menangkal paham radikal yang mengarah ke tindakan aksi teror. Hal demikian penting, sebab di lingkungan kampus merupakan wilayah sejumlah kajian berbagai ideologi.

“PMII harus bisa masuk untuk menangkal paham radikal. Salah satu langkah sederhana adalah dengan cara menolak paham radikal tersebut. Kemudian mengajak semua mahasiswa di lingkungan masing-masing untuk menolak hal tersebut,” kata Ziaul yang juga aktif di Lembaga Dakwah PCNU Kabupaten Pekalongan tersebut.

PMII juga harus secara terus menerus berjuang untuk mempertahankan tradisi keilmuan hasil peninggalan para ulama nusantara. Sebab, lanjut dia, hal demikian penting agar tradisi keilmuan tetap terjaga. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *