Raperda Perubahan APBD 2018 Disampaikan kepada DPRD

KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi didampingi Wakil Bupati Arini Harimurti, Senin (27/8) menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah tentan Perubahan APBD 2018 kepada pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan dalam sebuah rapat paripurna di ruang sidang paripurna.
Rapat paripurna dengan agenda penyampaian raperda tentang perubahan APBD Kabupaten Pekalongan tahun 2018 tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun dan didampingi wakil ketua DPRD Kundarto dan Amat Khozin.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di hadapan peserta rapat paripurna menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Anggota DPRD pada 15 Agustus 2018 lalu telah menyepakati dua dokumen penting sebagai dasar penyusunan raperda perubahan APBD Kabupaten Pekalongan 2017.
Adapun kedua dokumen tersebut yaitu kesepakatan tentang kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) Kabupaten Pekalongan 2018 dan kesepakatan tentang prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) perubahan APBD Kabupaten Pekalongan 2018.
“Selanjutnya dari KUPA dan PPAS tersebut telah kami tindaklanjuti dengan menyusun rancangan kerja dan anggaran satuan kerja pejabat daerah sebagai bahan dalam penyusunan raperda perubahan APBD dan rancangan peraturan bupati tentang penjabaran perubahan APBD 2018,” terangnya.
Menurutnya, dalam penyusunan perubahan APBD 2018, pemerintah daerah, kata bupati, senantiasa menggunakan prinsip-prinsip anggaran yaitu transparansi dan akuntabilitas anggaran, disiplin dan keadilan anggaran serta efisiensi dan efektivitas anggaran.
Disamping itu, lanjut Asip, dengan perubahan anggaran ini diharapkan dapat menyempurnakan program dan kegiatan yang sudah berjalan maupun yang belum teranggarkan pada APBD, kegiatan yang bersifat keharusan dan instruksional serta dapat mempercepat pencapaian tahapan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pekalongan sesuai visi dan misi Bupati Pekalongan.
Adapun struktur Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan 2018 setelah melalui proses pembahasan dalam penyusunan bersama nota keuangan perubahan APBD 2018 yaitu, untuk pendapatan daerah 2018 setelah perubahan direncanakan sebesar Rp 2.177.060.489.970 atau bertambah Rp 40.614.847.170.
Kemudian untuk anggaran belanja tahun 2018 setelah perubahan direncanakan Rp 2.407.152.617.747 atau bertambah Rp 176.909.974.947, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp 230.092.127.777, defisit ini akan dipenuhi melalui pembiayaan netto.
Selanjutnya sehubungan dengan pembiayaan, adapun penerimaan pembiayaan 2018 setelah perubahan direncanakan sebesar Rp 230.092.127.777 atau naik sebesar Rp 136.295.127.777 yang berasal dari pos Silpa 2017 dan penerimaan kembali investasi dana bergulir.
Berkaitan dengan pengeluaran pembiayaan 2018 setelah perubahan direncanakan sama dengan penetapan yaitu sebesar Rp 0 (nol). Dengan demikian maka pembiayaan netto setelah perubahan menjadi sebesar Rp 230.092.127.777. “Dari struktur anggaran pendapatan daerah belanja daerah dan pembiayaan daerah sebagaimana tersebut, maka di atas secara riil terdapat defisit Rp 0 (nol),” jelasĀ  Bupati Pekalongan Asip Kholbihi. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *