Seluruh Desa dan Kelurahan Sudah Teraliri Listrik

KAJEN – Tahun ini elektrasi, di wilayah Kabupaten Pekalongan telah mencapai seratus persen. Kondisi demikian berbeda pada dua tahun lalu yang hanya delapan puluh persen.

Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam kesempatan menyampaikan pidato di hadapan para wakil rakyat di ruang paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, pada acara rapat paripurna dengan agenda persetujuan bersama Raperda Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah, baru baru ini.

“Secara kewilayaan seluruh desa dan kelurahan saat ini sudah terhubung dengan listrik. Memang ada yang belum terhubung listrik, tapi itu sekelompok kecil hunian saja. Tapi secara kewilayahan desa atau kelurahan yang ada di Kabupaten Pekalongan sudah teraliri listrik,” kata dia.

Bupati menyampaikan, yang baru saja teraliri listrik tahun ini adalah di Desa Curug Muncar, Kecamatan Petungkriyono. Teraliri listrik di desa tersebut merupakan hasil ikhtiar kerja sama antara Pemkab Pekalongan dan PLN Purwokerto.

Menurutnya, salah satu potret kemiskinan di Jawa Tengah adalah di Desa Curug Muncar. Dengan teraliri listrik di desa tersebut harapannya bisa mendongkrak aktivitas ekonomi di sana, sehingga desa tersebut berdaya secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa yang berada di dataran tinggi Kabupaten Pekalongan itu.

Sehubungan dengan persetujuan bersama Rapera Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak terutama kepada pimpinan dan seluruh Anggota DPRD yang telah melakukan pembahasan terhadap substansi raperda tersebut. Adapun perbedaan persepsi maupun pemikiran adalah sebuah dinamika, namun hal tersebut telah dapat diselaraskan dan disepakati bersama dengan mengutamakan hasil yang terbaik.

“Penyusunan RPJPD, RPJMD dan RKPD dilakukan berbasis pada e-planning dalam suatu sistem yang terintegerasi sebagai suatu simpul yang tidak dapat terlepas satu sama lain baik dalam perencanaan sistem informasi perencanaan pembangunan daerah dan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah,” tandas bupati. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *