Serap Aspirasi DPRD Kabupaten Pekalongan, Warga Minta Sungai Paesan Barat Dinormalisasi

KAJEN – Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Azizu Rahman melakukan dialog dengan warga Dukuh Paesan utara, Kelurahan Kedungwuni Barat, Kecamatan Kedungwuni, Selasa (6/3) malam. Dalam sosialisasi tersebut, anggota dewan ini diminta mengusulkan dana aspirasi untuk kepentingan pembangunan di daerah setempat.

Beberapa usulan warga yang yang dilontarkan adalah permintaan untuk normalisasi sungai yang sudah semakin keruh, pembangunan ruang terbuka hijau dan jembatan penghubung antar perdukuhan. Acara dalam rangka Reses ini Dilaksanakan di Kediaman Mustofa Amin, tokoh masyarakat setempat, dan dihadiri para pemuda Desa Paesan Utara Kedungwuni, pemuda Kwagean Wonopringgo dan Kepala Desa Rowokembu Wonopringgo.

Rizal Imam, Ketua RT 03 Paesan Utara, mengatakan, kondisi rumah di pedukuhannya cukup himpit-himpitan. Sehingga, banyak permasalahan, khususnya terkait drainase. “Pumpung ada anggota dewan, saya minta bisa diusulkan biar ada pembangunan drainase di tempat kami,” kata Imam.

Selain drainase, minimnya ruang terbuka hijau untuk tempat keluarga dan bermain anak dirasa penting. Sehingga lingkungan bisa lebih nyaman dan indah. Kondisi sungai yang keruh juga perlu adanya normalisasi. “Kami juga pingin ada jembatan penghubung antara Paesan Utara dengan Podo. Sehingga akses masyarakat, khususnya pelajar bisa lebih gampang,” terangnya.

Menanggapi usulan tersebut, Abdul Azizu Rahman yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pekalongan ini mengatakan, dengan adanya dialog malam itu, dirinya bisa tahu kebutuhan warga Kota Santri secara langsung.

“Dengan dialog bersama warga secara langsung, saya jadi tahu kebutuhan warga,” kata Maman, sapaan akrabnya.

Terkait usulan itu, ia berjanji untuk menampungnya dan akan berusaha segera mungkin mengusulkan agar dapat merealisasikan kebutuhan tersebut.

“Tadi usulan soal ruang terbuka hijau, perbaikan drainase, normalisasi sungai, dan pembangunan jembatan. Saya akan menampung usulan tersebut. Semoga bisa terealisasi secepatnya,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Maman juga berkesempatan menyerahkan secara simbolis bibit pohon untuk penghijauan kepada warga. Diharapkan, gerakan penanaman pohon ini bisa menjadi awal menciptakan lingkungan Pasesan yang bersih dan indah. (i)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *