Sosial

Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan Cek Kesiapan Pembangunan Pasar Tanjung

16 Juni 2020 Admin 26

KAJEN – Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan kunjungan kerja ke Pasar Tanjung, Kecamatan Tirto, Dalam kunjungan tersebut hadir juga Kepala Dinperindagkop & UKM Kabupaten Pekalongan, HB. Riyantini beserta jajarannya, Camat Tirto, Agus Dwi Nugroho dan Kepala Desa Tanjung, Selasa (16/6/2020).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra mengatakan bahwa kunjungan komisi II tersebut guna memastikan persiapan untuk pembangunan Pasar Tanjung yang akan dilaksanakan ditahun ini. “Kita mengecek kesiapan mulai dari kejelasan tanahnya milik siapa, infrastrukturnya, dan dari Dinperindagkop & UKM serta para dari pedagangnya tidak ada masalah,” ujarnya.

Pandangan dari dewan memang pasar tanjung ini sudah layak dibangun karena sudah mangkrak puluhan tahun dan tiap tahun diusulkan melalui musrenbang kabupaten tetapi belum bisa diakomodir dan tahun ini berhasil untuk akan dibangun. “Alhamdulillah tahun ini bisa dilaksanakan pembangunan pasar tanjung,” tuturnya.

Masukan dari dewan agar nanti dalam proses pembangunan agar struktur tanahnya untuk ditinggikan pondasinya karena daerah tanjung ini merupakan banjir dan infrastruktur masuk ke Pasar Tanjung ini perlu diperbaiki. “Catatan yang paling penting menurut saya agar identitas Pasar Tanjung ini agar dipasang didepan serta pedagang yang berada di perapatan broden agar ditarik kesini agar perekonomian disini tumbuh dan satu pintu di Pasar Tanjung,” sarannya.

Harapan dari Komisi II sendiri agar setelah dibangun Pasar Tanjung bisa meningkatkan perekonomian diwilayah Desa Tanjung dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinperindagkop & UKM Kabupaten Pekalongan, HB. Riyantini menerangkan bahwa pembangunan Pasar Tanjung ini memang akan dilaksanakan pada tahun ini dengan anggaran sebesar 2,5 Miliar.

Dana tersebut digunakan untuk bangunan utama Pasar Tanjung yang Detail Engineering Design (DED) disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan. “Kebetulan saat ini DED juga masih dalam proses pembuatan,” terangnnya.

Pembangunan Pasar Tanjung itu agar potensi pasar itu bisa terlaksana dengan baik dan pasar tersebut bisa hidup kembali. Sebenarnya potensinya ada, setiap musrenbang juga selalu diusulkan oleh Kecamatan dan Desa, tetapi karena keterbatasan APBD selalu tidak kebagian anggaran.“Ini juga kebetulan ada anggaran dari pusat dan dialokasikan untuk pembangunan Pasar Tanjung. Pembangunan rencana akan dilakukan secepatnya, karena menunggu DED selesai dulu dan nanti dilelangkan terlebih dahulu,” tandasnya.

 




Scroll to Top